Jumat, Mei 02, 2008

SEJARAH PENCURIAN JASAD RASULULLAH Saw.

SEJARAH


Upaya pencurian jasad Nabi SAW. 5 kali

  1. Tahun 386 H

  2. Tahun 411 H

  3. Tahun 577 H

  4. Tahun 678 H

  5. Tak ada ketterangan tahun kejadian


Kebencian musuh – musuh islam terhadap Nabi SAW tak hanya saat beliau hidup. Setelah wafat pun kebencian terhadap belaiu masih berlangsung. Tapi Allah selalu menjaga. Firman Nya :

والله يعصمك من الناس – ان الله لا يهدي القوم الكفرون ( الما ئده : )



  1. Upaya pencurian jasad Nabi SAW yang pertama :

    • Tujuan : Mesir

    • Pemberi perintah : Al Hakim Al Ubaidi ( penguasa Mesir)

    • Pelaku : Abul Futuh Cs.

    • Pengusul : Orang – orang zindiq

    • Maksud : agar orang seluruh dunia berkunjung ke Mesir

    • Klimax : belum sempat melakukan penggalian sudah tertangkap.


      1. Upaya pencurian ke dua :

  • Tujuan : Mesir

  • Pemberi perintah : Al Hakim Al Ubaidi (mpenguasa Mesir )

  • Pelaku : Tidak disebut dalam sejarah

  • Maksud : Sama dengan yang pertama

  • Klimax : Sudah membuat galian ke makam, tetapi tiba-tiba penduduk madinah melihat banyak cahaya dan terdengar suara: " Wahai manusia, Nabi kalian sedangdigali". Para penjahat tertangkap dan dihukum mati.


    1. Upaya pencurian ke tiga :

  • Tujuan :

  • Dalang / Penggagas : Raja-raja Nasrani

  • Pelaku : Orang-orang Nasrani asal Maroko ( 2 orang )

  • Masa Khilafah : Raja Adil Nuruddin Zanky, ( pusat pemetrintahan di Halb )

  • Klimax : Malam itu Sultan melakukan Shalat Tahajjud dan Wirid. Kemudian tidur

bermimpi melihat Rasul SAW menunjuk 2 orang laki-laki pirang seraya berkata : "Selamatkan Aku dari kedua orang ini". ( berulang sampai tiga kali ). Kemudian Nuruddin memanggil menteri Jamluddin Al Mushili, Jamaluddin berkata : " Tunggu apalagi, pergilah sekarang juga ke Madinah dan sembunyikan mimpimu itu ".

Segera Nuruddin bersama 20 orang berangkat ke Madinah. Setelah 16 hari perjalanan, sampailah di Madinah. Sultan membagi-bagi sedekah sampai akhirnya dua orang maroko itu pun tertangkap dan dihukum mati. Namun mereka sudah melakukan penggalian setiap malam dan hampir mendekati makam Nabi. Kemudian Raja Nuruddin memagari makam dengan tembok hingga ke bawah tanah.



  1. Upaya pencurian ke empat :

    • Pelaku : Sekelompok orang Nasrani asal Syam

    • Klimax : Baru menuju Madinah ( dalam perjalanan kurang 1 hari ) ketahuan niat jahatnya,

dapatdisusul dan ditangkap serta akhirnya dihukum mati.


  1. Upaya pencurian ke lima :

    • Pelaku : Sekelompok orang dari Halab ( 40 orang )

    • Pemberi ijin : Gubernur Madinah ( setelah di suap dengan harta)

    • Saksi Sejarah : Syekh Syamsuddin Al Sowab Al Lamthy ( penjaga Masjid Madinah )

    • Klimax : 40 orang tersebut beserta seluruh alat penggalian hilang ditelan bumi dan tak

meninggalkan bekas.



Hikayah ;

ومكروا ومكرالله, والله خيرالماكرين ( الانفال : )


"Mereka memikirkan tipu daya dan Allah menggagalkan tipu daya itu. Dan allah sebaik – baikpembalas tipu daya".





Referensi : Sejarah Masjid Nabawi. Hal.150 - 163

Tidak ada komentar: